Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bangun Hubungan Kemitraan,
ADVOKAT Epriman AN,SH DKK Silturahmi Bersama Kapolsek Batu Bersurat Koto Kampar

Redaksi Yulianu
Selasa, 15 Sep 2020 | dilihat: 151 kali
Foto: Doc Foto Advokat Eprisman Aryanjaya Ndruru,SH, Sadarman Laia, SH.MH dudampingi Sekjend LBH-MRKN Edison Laia, SH saat silaturahmi sekaligus konsultasi proses penanganan kasus 351 KUHP di Polsek Batu Bersurat Koto Kampar Polres Kampar.

KAMPAR, Ungkapriau.com- Advokat Eprisman Aryanjaya Ndruru,SH dan Sadarman Laia,SH,MH didampingi Sekjend Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mata Rakyat Kawasan Nusantara (MKRN), Bersilturahmi dengan Kapolsek Batu Beraurat Koto Kampar. 

 

Silataturahmi yang ditaja oleh Advokat Eprisman Aryanjaya Ndruru,SH dan Partner,  disambut baik Kapolsek Batu Bersurat Koto Kampar, AKP Budi Rahmayadi,SH dan Kanit Reskrim Polsek Batu Bersurat Koto Kampar, Selasa (15/9/2020).

 

Adapun tujuan silaturahmi Eprisman Aryanjaya Ndruru,SH dan Sadarman Laia,SH.MH kepada Polsek ini, tidak lain, hanya mebangun hubungan kemitraan dengan mengawali komunikasi yang baik atara Advokat dan Polri. 

 

Selain Advokat Eprisman Aryanjaya Ndruru,SH DKK bertujuan membangun hubungan kemitraan dan komunikasi yang baik dan sekaligus konsultasikan salah satau perkara hukum pidana yang sedang dalam prises penyidikan oleh Polsek Batu Bersurat Koto Kampar. 

 

"Ya, masalah laporan korban 351 KUHpidana ini, masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Sebab, hasil pemeriksaan saksi-saksi dari korban yang dilakulan masih belum bisa dinaikan ketingkat penyidikan sebelum mendapatkan data autentik lapngan yang akurat," jelasnya. 

 

Melalui konsultasi hukum yang dilakukan Epriman dkk ini, Kapolsek AKP Budi R,SH menjelaskan bahwa korban pasal 351 KUHP ini, sudah berjalan prosesnya bahkan setiap perkembangan  penyelidikan selalu kita laporkan ke Pimpinan (Kapolres) Kampar. 

 

AKP Budi R,SH (Kapolsek Batu Bersurat Koto Kampar) kembali menjelaskan bahwa terlapor kasus 351 KUHP ini juga telah membuat laporan di Polres Kampar yang menyebut sebagai korban pasal 170. Tentu, dalam menyimpulkan siapa yang di tahan, menunggu petunjuk dan arahan Pimpinan (Kapolres).

 

"Ya, kami tidak akan terlapor pertama sebelum Pimpinan intruksikan. Apalagi laporan terlapor pelaku 351 ini sedang berjalan proses pemeriksaan saksi-saksi di Polres," kata, AKP Budi R,SH, seraya menyebut kasus 351 ini akan dilanjutkannya. 

 

Kami dari Polsek Batu Bersurat Koto Kampar, meminta korban 351 ini melalui PH nya untuk bersabar. Mudah-mudahan dalam minggu ini dan paling lama minggu depan sudah hasilnya. (Yul) 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved