Kepsek SMAN I Concong Inhil,
Drs.Junaris Ceritakan Pengabdiannya Menjadi Guru Selama 30 Tahun
Penulis: Redaksi Yulianu | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 03:13 WIB Dibaca: 112 kali

Doc: Foto Kepsek SMAN I Concong Inhil, Drs.Junaris yang memiliki segudang pengalaman selama Pengabdiannya Menjadi Guru Selama 30 Tahun

INHIL, Ungkapriau.com- Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Concong Kabupaten Indragiri Hilir-Riau, Drs.Junaris, menceritakan pengalaman dan pengabdiannya menjadi Tenaga Guru Pendidik di Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) selama 30 Tahun hingga saat ini masih sebagai seorang Guru yang memiliki tugas tambahan sebagai Kepsek SMAN-1 Concong.

 

"Guru mempunyai peran dan kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan nasional khususnya dalam bidang pendidikan yang akan bekerja keras untuk menghasilkan anak didiknya berkualitas dengan memberikan ilmu pengetahuan yang lebih baik," kata Drs Junaris kepada media ini, Sabtu (01/8/2020).

 

Menurut Junaris dalam pengalamannya selama 30 Tahun jadi Tenaga Guru Pendidik hingga saat ini masih seorang Guru dan menyatakan bahwa Pendidikan suatu proses pembelajaran bagi anak didik untuk dapat mengerti, paham, dan membuat lebih kritis dalam berpikir serta membentuk karakter manusia sebagai individu masyarakat yang dapat diarahkan sesuai dengan tuntutan ideal bagi proses pembangunan.

 

Dijelaskannya, karakter manusia dan secara individu akan memberikan sumbangan besar terhadap pembentukan karakter bangsa yang bermartabat dan menjadi faktor pendukung bagi proses percepatan pembangunan suatu bangsa.

 

Pembangunan nasional dalam bidang pendidikan merupakan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam menuju masyarakat yang maju, adil, makmur dan beradab berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

 

Drs.Junaris menerangkan. "Guru mempunyai tugas ganda seperti mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai serta mengevaluasi peserta didik untuk menghasilkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas di masa depan, sehingga peran guru sangatlah penting, terlebih objek yang menjadi sasaran pekerjaannya adalah anak didik yang diibaratkan seperti kertas putih," ungkapnya. 

 

Gurulah yang akan menentukan apa yang hendak dituangkan dalam kertas itu. Artinya, berkualitas atau tidaknya anak didik dan tergantung sejauh mana guru bisa menempatkan dirinya sebagai pendidik yang memiliki kapasitas dan kompetensi professional dalam mengarahkan individu-individu menjadi sosok yang memiliki karakter dan mentalitas yang bisa diandalkan dalam proses pembangunan bangsa.

 

Oleh karena itu, kata Drs Junaris, peran guru sangatlah penting untuk pembangunan nasional bangsa Indonesia serta melahirkan generasi-generasi yang berkualitas untuk masa depan. "Ya, untuk mencapai tujuan Intlektual di bidang pendidikan, tentu saja melalui belajar dan mengajar. Dalam itu harus ada dukungan potensi lingkungan masyarakat," katanya, Sabtu (01/08/2020).

 

Disisi lain, Kepala SMAN I Concong yang memiliki 3 orang Anak ini, ucapkan terimakasih dengan Pemerintah Kabupaten Inhil. Pasalnya, dengan sekolahnya yang akreditasi mendapat perhatian dari pemerintah. Adapun bentuk perhatian yang dimaksudanya ini karena sekolahnya sekarang telah memiliki 21 unit komputer sebagai perlengkapan fasilitas dalam menunjang kegiatan sekolah dan juga memiliki 900 wat arus listrik.

 

Kepada media ini, Drs. Junaris (Kepsek SMAN I Concong-red) menjelaskan bahwa SMAN I Concong Inhil yang di Pimpinnya tersebut, memiliki 14 Tenaga Guru Pendidik dan memiliki 203 orang Siswa-siswi. 

 

"Iya benar, dari sebanyak 203 Siswa/i dan 14 tenaga guru pendidik dan semuanya belajar dan mengajar penuh dengan disiplin," tuturnya. 

 

Sebagai Kepala sekolah, saya bangga dengan 14 Orang Tenaga Guru Pendidik dan mengucapkan banyak terima kasih kepada majelis guru karena terus semangat melaksanakan tugas dengan baik. Walaupun sebagaian besar tempat tinggal Guru Pendidik ini jauh dari jangkauan sekolah. Akan tetapi, hal sedemikian tidak menjadikan suatu hambatan tentang kedisiplinan karena hal itu tanpa alasan. 

 

Dikatakan Junaris lagi, yang membuatnya bangga adalah karena para Guru mengetahui fungsi dan tugasnya sebagai pembimbing, memberi tekanan kepada tugas, memberikan bantuan kepada siswa dalam pemecahan masalah yang dihadapi anak didiknya. 

 

"Tugas ini merupakan aspek mendidik sebab tidak hanya berkenaan dengan penyampaian ilmu pengetahuan akan tetapi juga menyangkut pengembangan kepribadian dan pembentukan nilai-nilai para siswa," kata Junaris mengakhiri.

 

Gustini, S.Pd selaku operator sekolah di kesempatan yang sama, ia mengatakan, saya mengabdi di SMA N 1 Concong Inhil, sudah kurang lebih 8 tahun, pada tahun 2012 masih SMA Swasta, hingga tahun 2015 di negerikan," terang Operator.

 

Sekarang sudah ada 2 laboratorium, dan saat ini ada beberapa tempat dilingkungan sekolah ini dalam tahapan dibangun, harapan kita kedepan sudah pasti terus semakin baik untuk dapat diperolehnya SDM yang berkualitas dan memiliki daya saing, perlu didukung oleh suatu sistem pendidikan nasional yang dikembangkan berdasarkan pada kebutuhan masyarakat (stakeholder). 

 

Dalam konteks perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam masyarakat Indonesia dewasa ini, daya saing bangsa tergantung pada pengetahuan dan keterampilan manusia dan untuk membuat manusia berpengetahuan dan berketerampilan tergantung pada kualitas pendidikannya. "Manusia yang cerdas, terlatih dan terampil tentu akan dapat meningkatkan kualitas hidupnya dalam melangsungkan kehidupannya," akunya.

 

Hal ini, tentunya baik buruknya hasil pembelajaran bergantung pada proses pembelajaran itu sendiri, dan baik buruknya proses pembelajaran bergantung pada kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar dan pembelajaran. Sehingga hal ini akan memberikan efek domino antara satu dengan yang lainnya. (ADV/Rhama Melo) 

*
[ Kembali ]
Berita Lainnya
Anggota DPRD Kampar,
A.Nazar,SE Meminta Komite Sekolah Mencari Sulusi Siswa-siswi Tertolak Zonasi
Sukses Melaksanakan Workshop Jurnalistik,
DPP MOI Yakini 210 Wartawan Siap Mengikuti Program UKW
Menentukan Pemimpin Melalui Pesta Demokrasi
PMKRI Ajak Generasi Milenial Tidak Golpot Pemilu 2019
Bupati Harris
Hadiri FGD Pembangunan Teknopart Pelalawan
Berkat Tekad Yang Kuat
Tenny Sejagad Rilis Singel Keduanya
Home | Politik | Ekonomi | Olahraga | Pendidikan | Budaya | Hukum | Hiburan | Nasional | Internasional | Galeri Foto | Tokoh | Opini | Pekanbaru | Pelalawan | Dumai | Bengkalis | Siak | Kampar | Inhu | inhil | Kuansing | Rohul | Rohil | Meranti | Surat Pembaca | Redaksi