UNGKAP RIAU, PELALAWAN - Sebelum pihak Satlantas Polres Pelalawan menggelar Operasi Simpatik Lalu Lintas 1 Maret 2016 diwilayah Kabupaten Pelalawan. Jauh sebelumnya sudah dihumbau kepada masyarakat untuk membawa kelengkapan kendaraannya saat di jalan raya.
Bahkan pihaknya tidak tahu lelah mesosialisasi tentang Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang tertib berlalulintas. Baik secara penyuluhan secara terorganisir pada masyarakat maupun penyuluhan secara tindakan lapangan.
"Sebelum kita melaksanakan kegiatan operasi Simpatik Lalu Lintas ini terlebih dahulu kita sudah menghimbau masyarakat, baik melaui penyuluhan/sosialisasi tentang tertip berlalu lintas," jelas Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Rachmad C Yusuf Sik kepada UNGKAP RIAU melalui Kanit Laka diruang kerjanya, Rabu (02/3/2016.
Menurutnya, Pembinaan yang sering pihaknya lakukan kepada masyarakat di jalan raya yakni memeriksa perlengkapan kendaraan dan menindak (tilang).
"Barang siapa kendaraan yang diperiksa tidak memiliki perlengkapan berupa STNK, SIM, SPIO dan tidak memakai helm saat di jalan raya akan ditindak kerena dinilai tidak mengindahkan himbauan-himbauan sebelumnya," katanya sambil menunjuk ratusan unit kendaraan roda 2 yang terparkir dihalama Kantornya.
Dijelaskannya bahwa Operasi Simpatik Lalu Lintas yang akan digelar 1-21 maret 2026 ini bukan hanya dilaksanakan di Kabupaten Pelalawan saja melainkan di seluruh Indonesia.
| Baca juga: | |
| Panitia Matangkan Persiapan Jalan Santai Bersama Kawan Annas | |
| Kapolres Pelalawan Sangat Kreatif Diwilayah Hukumnya | |
| Dinas PU Pelalawan Diminta Realisasikan Pengajuan Pembangunan Jalan | |
"Operasi Simpatik akan digelar Polri dan TNI secara serentak di seluruh Indonesia pada 1-21 Maret 2016," terangnya.
Mengenai sasaran operasi ini, akan terfokus dalam pemeriksaan kelengkapan surat-surat semua jenis kendaraan bermotor dan memastikan helm pengendara sepeda motor sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Begitu juga dengan spion, knalpot, ban, dan spesifikasi teknis lainnya.
Masyarakat diimbau untuk tertib dalam berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.
Mulai tgl 01 s/d 21 Maret 2016 selama 21 hari, POLRI seluruh Indonesia secara serentak melakksanakaan Operasi Simpatik.
"Ya, sasaran dalam operasi ini terkait dengan Kelengkapan surat2 kendaraan brmotor, baik kendaraan R2, R4 atau lebih," jelasnya.
- SIM
- Helm sesuai SNI
- Spion
- Knalpot sesuai standar
- Ban standar
- Spektek sepeda motor yg tdk sesuai aturan,
Untuk itu tambah Kasat Lantas ini agar keluarga, teman dan rekan-rekan melanjutkan informasi ini supaya dalam berkendaraan tertib dan membawa kelengkapan kebdaraannya setiap di jalan raya.Tujuannya untuk mematuhi aturan lalu lintas, tutupnya. (Yul/Abdul)
| Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Pelalawan Kini Lebih Dekat | |
| Tri Romawi Gelar MPLS Selama Lima Hari Mengedukasi Anak Didik Baru | |
| Bhabin Kampung Cek Optimal Kesuburan Jagung TKD Ukui Untuk Ketahanan Pangan | |
| Polsek Ukui Kawal Ketahanan Pangan Kelompok Cinta Tani | |
| Senator Abdul Hamid dan PWI Pelalawan Tanam Pohon Buah di Kantor PWI | |
| Pelalawan Boat Racing 2026 Gaungkan Pesona Sungai Kampar di Desa Wisata Kuala Terusan | |
| BB 2,83 Gram Diamankan | |
| Polsek Pkl Kuras Kawal Ketahanan Pangan Desa Sialang Indah | |
| Bhabin Ukui Kawal Ketahanan pangan | |
| Imanuel Fourtriman Pius H Tak Lulus Ferivikasi PPDB Tahun 2026 dan Putus Sekolah | |















