INHIL (ungkapriau.com)- Permasalahan Oknum Guru dan Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 yang sempat Viral di Media Sosial (Medsos) beberapa waktu lalu di wilayah Indragiri Hilir (Inhil) dan hal tersebut, diklarifikasi langsung oleh Sri Mulyati (Kepala MTs-N 2). Sabtu (25/102025).
Kepala MTs-N 2, Sri Mulyati menjelaskan, "Oknum Guru yang terlihat dalam Medsos itu sedang menampar siswanya dan kejadian itu, satu tahun yang lalu," jelasnya.
Kepada media ini, Sri Mulyati menambahkan bahwa kejadian itu sekitar satu tahun enam bulan yang lalu dan baru dilaporkan dua bulan terakhir.
Sudah, "Persoalan ini sudah di proses oleh pihak Madrasah pada tanggal 15 September 2025. Artinya, masalah ini sudah selesai jauh sebelum Vidio itu beredar," katanya.
Ketika itu, pihak Madrasah langsung yang melakukan memediasi antara guru dan orang tua/wali murid. Bahkan oknum Guru itu sudah minta maaf dan korban pun sudah memaafkan sehingga permasalahannya sepakat diselesaikan secara kekeluargaan.
| Baca juga: | |
| DPC-Partai PDIP Inhu Lakukan Rapat Koordinasi Persiapan | |
| Bupati Inhu Sambut Baik Kajari Baru | |
| 4 Pelaku Berhasil Diamankan Polisi | |
Perlu juga diketahui bahwa pihak Madrasah telah memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kepada guru yang bersangkutan sebagai bentuk tanggung jawab dan pembinaan internal. Kendatipun sudah selesai. Namun aturan sekolah tetap dijalankan.
Melalui klarifikasi ini kami berharap agar seluruh pihak dapat memahami bahwa madrasah tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan, serta tetap berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Kepala MTs-N 2 Sri Mulyati menyampaikan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kembali video atau informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu ketenangan proses belajar mengajar di madrasah.
"Ya, pernyataan yang kami sampaikan ini sebagai bentuk klarifikasi resmi dari pihak madrasah," ucap Sri Mulyati.
Menanggapi hal itu, pihak Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir yang dikonfirmasi www.ungkapriau.com melalui Maria (Hamas) mengatakan, "Mengenai permasalahnya, sudah ada klarifikasi antara pihak Wali siswa atau Orang tua murid, sudah selesai tidak ada pemasahan lagi, diantaranya sudah ada pernyataan saling memaafkan," terang Maria.***
| Berangkat Sekolah Tidak Ada Pompong, Para Pelajar Diantar Kapal Sat Polair Polres Indragiri Hilir | |
| Kapolda Serahkan 1500 Dosis Vaksin, Bansos dan Bantuan Untuk Rumah Ibadah di Inhil | |
| Personil Kodim 0314-Inhil Bersama Polres dan Satpol PP Samabangi Masjid dan Mushola di Inhil | |
| Bupati HM Wardan Tawarkan Potensi Unggulan Inhil kepada Jepang | |
| Drs HM Wardan MP Gelar Diskusi Permasalahan Kegiatan Ibadah | |
| DPRD Pelalawan: APBD Prioritas Pembangunan Kesejahteraan Dan Penguatan Ekonomi Daerah | |
| Mulyadi Kembangkan Karyanya Dimusik dan Sekaligus Pencipta Lagu | |
| Rencana Peminjaman 200 Miliar: DPRD Inhil Belum Setujui Usulan Pemkab Inhil | |
| Kelurahan Teluk Meranti Buka Pusat Bantuan Untuk Korban Banjir di 3 Provinsi | |
| Sita 3 Miliar dan Aset Bandar Narkoba dalam Kasus TPPU Jaringan Internasional | |















