Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Respon Laporan Masyarakat Rokan Hilir
Personil Reskrim Polres Rohil Check Lokasi Lahan Praktek Perambahan di Kepenghuluan Sungai Sialang

Yulianus Halawan
Sabtu, 20 Feb 2021 02:06 WIB | dilihat: 25847 kali
Foto: Saat Personil Reskrim Polres Rokan Hilir bersama masyarakat Desa/Kepenghuluan Sungai Sialan, Kecamatan Batu Ampat mengecheck dugaan praktik perambahan lahan masyarakat di wilayah itu dengan bersama sejumlah Team Media Online di Riau

ROKAN HILIR (Ungkapriau.com)- Masyarakat Desa/Kepenghuluan Sungai Sialang Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, merasa resah dengan berlangsungnya aktivitas perambahan hutan dengan menggunakan alat berat diwilayah Desanya itu.

Berlangsungnya giat perambahan hutan di daerah tersebut dan masyarakat Desa/Kepenghuluan Sungai Sialang, Kecamatan Batu Hampar, bawakan persoalan itu di Polres Rohil untuk melaporkan. 

"Ya, permasalahan ini sudah kita laporkan dan direspon oleh Polres Rohil dengan menurunkan anggota Reskrim Polres Rokan Hilir dilokasi lahan masyarakat Desa/Kepenghuluan Sungai Sialang," jalas salah seorang warga Kepenghuluan Sungai Sialang, Sabtu (20/2/2021) sekira pukul 11:00 Wib. 

Dilokasi lahan Des/Kepenghuluan Sungai Sialang Team media www.zonariau.com, media www.trisakti.com dan media www.catatanriau.com melihat 3 unit alat berat yang sedang melakukan kegiatan dugaan perambahan di lahan tersebut. 

Selain Team sejumlah media Online ini melihat sejumal 3 unit excavator sedang bekerja Steking dilahan itu dan juga ada yang telah di lakukan penanaman bibit Kelapa Sawit yang diperkirakan berusia kurang lebih 3 bulan.

Penghulu Sungai Sialang, Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir yang dikonfirmasi oleh Team sejumlah media online ini. Namun Albon,SE (Penguhulu) berdalih tidak mengetahui hal itu. 

"Persoalannya saya tidak tahu dan tidak bisa memberikan penjelasan kepada wartawan terkait hal perambahan hutan itu," ujarnya, seraya mengelak dan menjauhi para wartawan. 

Sementara itu, H.Suardi selaku tokoh masyarakat Sungai Sialang menyampaikan rasa kagetnya terkait permasalahan ini. "Saya dan warga merasa marah melihat ulah oknum perambah hutan di desa kami ini. 

Iyalah, Pak. "Kemarahan warga bukan tanpa sebab, karena sebelumnya masyarakat bermaksud ingin menggarap lahan tersebut namun dilarang oleh Penghulu Albon,SE dengan dalih itu hutan lindung, tidak boleh di garap tanpa izin menteri," jelas H.Suhardi.

"Sebelum lahan ini di garap mafia, kami sebagai warga desa ingin menggarap, agar anak cucu kami punya lahan kebun dan tempat menyambung hidup kedepan, namun kami dilarang oleh Pak Penghulu Albon,SE. Pak Albon menakut-nakuti kami, beliau katakan hutan itu adalah hutan lindung, nanti kalian di tangkap polisi," ucap H.Suardi.

H.Suardi yang juga tokoh agama didesa Sungai sialang tersebut, meminta Aparat kepolisian dan pemerintah daerah kabupaten Rohil segera menghentikan kegiatan perambah hutan/lahan di Desa Sungai Sialang.

"Kami sudah resah dan kesabaran kami sudah habis," ucap nya kepada personil Polres Rokan Hilir yang turun meninjau ke lokasi, dan menindaklanjuti laporan warga desa.

Rahmat Ketua LPM Sungai Sialang tidak kalah garang, kepada personil polisi ia tegas mengatakan bahwa jika mafia tanah yang memperjualbelikan lahan desa Sungai Sialang ini tidak di hentikan maka masyarakat terpasa akan turun tangan menhentikan.

"Kami melihat penghulu kami malah tidak punya inisiatif untuk mendukung warganya menghentikan kegiatan perambah lahan ini.  Untuk itu, kami berharap agar aparat kepolisian, Camat dan Bupati Rohil turun dan menghentikan perambahan ini," harapnya. 

Lebih lanjut H.Suardi mengatakan,  jika Pemerintah daerah Kabupaten Rohil tidak menghentikan oknum yang merambah lahan kehidupan anak dan cucu masa kelak nanti dan terus terang akan mengusirnya sendiri dari masyarakat. 

"Benar, kami meminta pemerintah yang mengusir perambah lahan itu agar terhindar dari kebrutalan masyarakat yang tidak kita inginkan. Sebab, kami tidak rela lahan di desa kami di perjualbelikan oleh Mafia tanah," ucap Rahmat geram.

Perlu juga kami sampaikan bahwa, bertambahnya Kemarahan warga, setelah pengurus LPM dilaporkan oleh Oknum bernama Zaenudin ke Polres Rokan Hilir dengan tuduhan menyerobot lahan.

Anehnya oknum perambah malah melaporkan kami pengurus LPM yaitu ketua, wakil ketua dan sekretaris LPM Sungai Sialang ke Polres Rokan Hilir. "Hebat kali mereka ini, mereka yang merambah lahan desa kami, lalu kami tegur dan nasehati agar menghentikan kegiatan ilegal itu dan ternyata, bukannya menghentikan, malah kami dituduh menyerobot lahan," tukasnya. 

Pertanyaannya saat ini. "Apa Alas dan dasar hak para oknum itu menguasai lahan ini.?," kata Rahmat yang disambut teriak masyarakata dengan berkata "Inilah aksi mafia lahan" sekaligus disoraki warganya secara sepakat mengusir. Kita Usir Perambah lahan kita ini secara kompak.

Dilapangan juga kita konfirmasi kepada personil Polres Rokan Hilir yang dipimpin oleh IPDA Sormin,SH Kanit II Satreskrim Polres mengatakan bahwa pihak kepolisian akan memproses dan akan mengungkap apa yang sesungguhnya terjadi di lahan ini.

"Kami turun ke lokasi untuk memastikan apa benar terjadi perambahan, dan kita lihat bersama memang kondisinya terjadi, namun status lahan ini perlu kami minta data dari instansi terkait tentang status hutan ini," ucapnya.

"Kami akan profesional mengusut laporan warga Sungai Sialang selanjutnya nanti kami akan minta keterangan kepada masyarakat desa sungai Sialang dan pihak pihat terkait untuk tindak lanjutnya, kita meminta kepada masyarakat sungai sialang untuk tidak main hakim/anarkis dulu," ucap Ipda Sormin.

Masyarakat sungai sialang sangat berharap secepatnya kepada pihak pemerintah daerah untuk bisa menyelesaikan konflik ini atau masalah perambahan hutan didesa sungai sialang kecamatan batu hampar, sebelum warga bertindak sendiri.

Masyarakat desa sungai sialang juga meminta kepada pihak pemerintah daerah secepatnya untuk bisa memberhentikan aktivitas alat berat tersebut sebelum habis hutan yang ada didesa mereka.***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved