Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Kajari Pelalawan Tahan Tersangka
Korupsi Belanja BBM dan Gas TA 2015-2016 di Dinas PUPR Pelalawan

Redaksi UR Yulianus
Jumat, 06 Nop 2020 08:29 WIB | dilihat: 204 kali
Foto: Tersangka Korupsi Belanja Bahan Bakar Minyak dan Gas Pelumas di Dinas PUPR Pelalawan Tahun Anggaran 2015 dan Tahun Anggaran 2016 dengan kerugian negara sebesar RT. 1.864.011.663.-

PELALAWAN UNGKAPRIAU.COM- Kejaksaan Negeri Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH,MH, membenarkan pihaknya telah menahan Tersangka kasus Tindak Pidana Korupsi Belanja Bahan Bakar Minyak Gas dan Pelumas pada Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2015 dan 2016.

Penahanan mantan Pejabat Sitruktural pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pelalawan ini, dibenarkan oleh Kepala Kantor Kejaksaan Negeri Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH,MH melalui Kasi Pidsus, Andre Antonius, SH.MH, Jumat (6/11/2020).

Andre Antonius,SH.MH mengatakan. Penahanan terhadap inisial MY, dilakukan Hari ini Jumat Tanggal 6 November 2020 dengan sekaligus dilakukan Tahap 2 agar perkara ini cepat disidangkan. 

"Benar, telah dilaksanakan Penahanan dan sekaligus Tahap 2 Penyidikan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Belanja BBM dan Pelumas Tahun Anggaran 2015 dan Tahun Anggaran 2016 di Dinas PU Kabupaten Pelalawan Itu," jelas Andre. 

Mengenai kerugian dalam kasus Korupsi Belanja Bahan Bakar Minyak Gas dan Pelumas pada Dinas PU Kabupaten Pelalawan ini mencapai sebesar Rp.1.864.

011.663 (satu miliyar delapan ratus enam puluh empat juta sebelas ribu enam ratus enam puluh tiga rupiah) guna segera dilimpahkan ke Pengadilan.

Kepada media ini, Andre Antonius,SH.MH menyebut pasal yang disangkakan terhadap tersangka inisial MY yaitu Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Ya, terkait penahanan MY dilaksanakan selama 20 hari sejak tanggal 06 November 2020 hinga tanggal 25 November 2020 yang dititipkan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru," terang Andre.

Sudah dilakukan, "Sebelum penahanan tersangka Tindak Pidana Korupsi Belanja Bahan Bakar Minyak Gas dan Pelumas pada Dinas PU Kabupaten Pelalawan tersebut, telah dijalani prosedur protokol kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan yang hasilnya MY sehat dan Rapid testnya juga Non Reaktif Covid-19," bebernya. 

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan, Andre Antonius, SH, MH menyampaikan. Atas perbuatan tersangka MY Tahun Anggaran 2015 dan Tahun Anggaran 2016 itu, merugikan keuangan negara sebesar Rp.1.864.011.663,- (Yul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved