Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Ketua Fraksi DPRD PDIP Pelalawan,
Drs Sozifao Hia M.Si: Relawan Ono Niha Untuk Paslon Zukri-Nasar Sudah Tepat

Redaksi UR Yulianus
Minggu, 25 Okt 2020 11:58 WIB | dilihat: 74 kali
Foto: Doc Foto Ketua Fraksi PDIP DPRD Pelalawan yang juga sebagai Ketua DPP IKN Pelalawan yang mengapresiasi perjuangan Relawan Ono Niha ZONASI untuk pemenangan Paslon Zukri - Nasar di Pilkada 2020

PELALAWAN UNGKAPRIAU.COM- Ketua DPP Ikatan Keluarga Nias (IKN) Kabupaten Pelalawan, Drs Sozifao Hia, M.Si yang juga Ketua Fraksi PDIP di DPRD Kabupaten Pelalawan, menilai kesungguhan Relawan Ono Niha (ZONASI) memenangkan Paslon Nomor Urut-2 H.Zukri - H.Nazar, sudah sangat tepat. 

Dalam pengakuan Drs Sozifao Hia M.Si. Pasangan calon bupati pelalawan (H Zukri - H Nasar) Nomor Urut-2. Saat ini, menjadi idola masyarakat karena pengalamannya yang sudah mumpuni, sudah terbukti pengabdiannya yang sangat peduli masyarakat kecil, fokus pada pelayanan masyarakat, sederhana, cerdas dan smart. 

Lebih lanjut Ketua DPD Himni Riau ini menyampaikan. Ono Niha yang mengusung dan memilih paslon Zukri - Nasar untuk diperjuangkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 ini, sudah merupakan pilihan yang tepat bagi masyarakat asal Nias Kabupaten Pelalawan.

Mengapa Pasangan Zukri - Nasar yang dipilih Ono Niha, dikarenakan pasangan calon bupati yang diusung itu sangat diyakini memiliki komitmen dalam membangun daerah kelahirannya lebih maju dan gemilang. 

Perlu kita ketahui bahwa Zukri ini, rela meninggalkan kursi wakil Ketua DPRD Provinsi Riau hanya dengan niat yang tertantang untuk membangun kabupaten pelalawan. 

Padahal, Ketua DPD I PDIP Riau ini, masih memiliki sisa jabatannya 4 Tahun lagi sebagai wakil Ketua DPRD Provinsi Riau terhitung sejak memenangkan Pileg pada 17 April 2019 lalu.

 

"Ya, jika saja dirinya mencari posisi aman sebagai wakil Ketua DPRD Provinsi Riau tentu gajinya cukup untuk dia dan keluarganya. Akan Tetapi, dia rela meninggalkan jabatan itu demi niat membangun daerah kelahirannya sesuai visi dan misinya bersama calon wakil bupati H. Nasar," jelas Hia.  

Niat yang begitu besar H Zukri Misran, SE memilih maju untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Pelalawan, karena melihat kondisi pembangunan daerah kabupaten pelalawan selama 10 tahun, tidak ada peningkatan yang bisa dibanggakan.

Lebih lanjut mantan Guru Sekolah Sukanto Tanoto ini mengaku menyetujui Tokoh-tokoh Ono Niha Kabupaten Pelalawan, "Zonasi sebagai relawan Ono Niha, pilihannya sudah tepat, memenangkan Zukri-Nasar sangatlah pas," katanya. 

Pantas saja kalau Zonasi jatuh cinta pada Zukri-Nasar dan memenangkan pasangan ini pada Pilkada 9 Desember 2020.

Keinginan zukri menjadi bupati, bukan karena mengejar kekuasaan semata melainkan niat membangun kabupaten pelalawan, karena bagi Sozifao Hia. Kepala Daerah memiliki peran yang sangat sentral dalam membangun kesejahteraan masyarakat. 

"Benar, hanya Kepala Daerah atau Bupati yang bisa mengambil suatu kebijakan pembangunan. Sebeb, hak alokasi anggaran juga di memilikinya untuk realisasi pembangunan sebuah wilayah Kabupaten yang dipimpin," ujar Hia. 

Hia juga mengandaikan Kepala Daerahnya koruptor, mengandaikan Kepala Daerah yang hanya mementingkan diri sendiri, pilih kasih dalam pembangunan, tidak serius menangani keanekaragaman, lebih condong kepada mayoritas dan hanya berbasa-basi kepada kelompok minoritas. Tentu Pemimpin sedemikian yang sulit dipercaya.

Biasanya Calon Kepala Daerah yang tidak baik, cirinya adalah terlalu baik membagikan uang dan barang di awal kepada warga menjelang hari H pencolbosan. Kalau sudah terpilih pasti lupa segalanya. (Yul) 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2013 PT. Ungkap Riau Media
All right reserved